BADAN NASIONAL PENCARIAN DAN PERTOLONGAN ( BASARNAS ) / KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN PANGKALPINANG - (0717) 9100389


Dirsiaga Membuka Latihan SAR Indonesia dan Singapura


Pangkalpinang - Selasa (13/10/2020) Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Didi Hamzar membuka secara langsung latihan rutin pencarian dan pertolongan dua negara yakni Indonesia melalui Basarnas dengan SAR Singapura. Latihan bersama yang ke-38 ini berlangsung selama tiga hari mulai 13 sampai 15 Oktober 2020. Bertajuk Indopura, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang didaulat menjadi tuan rumah. 


Pelaksanaan kegiatan ini juga tetap memenuhi protokol kesehatan covid-19. seluruh peserta melaksanakan rapid test terlebih dahulu sebelum mengikuti rangkaian acara.

Dalam sambutan pembukaan, Didi menyampaikan. latihan gabungan ini merupakan salah satu prioritas Basarnas untuk berlatih secara terpadu dan terintegrasi tentang penanganan operasi sar di Kepulauan Bangka Belitung yang wilayah kerjanya berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Singapura sehingga mengharuskan adanya kerjasama dan sinergi antara Indonesia dan Singapura, dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Lebih lanjut Didi menambahkan meningkatnya kerjasama antara Indonesia dan Singapura diberbagai bidang telah berdampak pada meningkatnya arus lalu lintas pelayaran dan penerbangan baik angkutan barang maupun penumpang antara kedua negara. Seiring dengan itu, maka tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan dan kondisi membahayakan manusia di kawasan perbatasan antara Indonesia dan Singapura.

“Sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan SAR di wilayah Kepulauan Bangka Belitung mengajak seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk bekerja sama guna menjamin keselamatan apabila terjadi kecelakaan, musibah/bencana di wilayah Kepulauan Bangka Belitung khususnya perbatasan antara Indonesia dengan Singapura,” tegas Didi.

Selain dari Basarnas,latihan ini juga melibatkan potensi pencarian dan pertolongan Pangkalpinang dan RCC Singapura. Sarana yang dikerahkan saat latihan berupa pesawat udara Singapura, kapal negara / rb, rib, ambulance, double cabin, truk personil, dan sepeda motor. Peserta yang mewakili Indonesia mendapatkan materi berupa pembekalan, drill teknik, serta kemampuan aplikasi dan teknologi. 


Dalam latihan bersama akan disimulasikan sebuah pesawat yang hilang kontak di Perbatasan FIR Indonesia - Singapura dan diketahui jatuh di Perairan Pangkalpinang. Kedua negara selanjutnya akan berkoordinasi untuk melaksanakan pencarian dan penyelamatan terhadap korban. (Nv)



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Pelatihan .
Pengunggah : Recylia
13 October 20:10 WIB