DIDUGA HILANG, SEORANG NENEK DI BANGKA SELATAN DALAM PENCARIAN TIM SAR GABUNGAN

Bangka Selatan, 5 November 2024. Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima informasi kejadian yang menimpa seorang ibu lansia yang diduga hilang dikebun desa sadai, bangka selatan.

Korban yang diketahui Bernama Satinja Wanita lansia yang berusia 81 tahun warga desa pasir putih tersebut, sebelumnya diketahui pada 3 November 2024 pergi ke kebun miliknya dengan diantar oleh anak korban untuk menginap dikebun. Pada keesokan harinya, 4 November pukul 16.00 WIB, cucu korban pergi ke kebun untuk melihat korban, namun setiba di pondok kebun cucu korban tidak menemukan korban di pondok dan pondok korban dalam keadaan terkunci dengan alat-alat kebun korban berada didalam pondok tersebut.

Mengetahui hal tersebut, cucu korban berusaha melakukan encarian terhadap neneknya disekitaran lokasi kebun korban namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban disekitaran kebun tersebut. Upaya pencarian berlangsung hingga pukul 20.00 WIB, namun korban belum juga dapat ditemukan. Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke BCC (Basarnas Command Center) selanjutnya diteruskan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue USS Toboali menuju lokasi kejadian yang berada di Perkebunan desa pasir putih, tukak sadai. Tim SAR Gabungan yang didukung oleh Tim Resuce USS Toboali, Polsek Sadai, beserta keluarga korban  berupaya melakukan pencarian terhadap korban dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.

I Made Oka Astawa, Kakansar Pangkalpinang menjelaskan "Informasi kejadian ini kami terima melalui Basarnas Command Center BCC. Keluarga korban menghubungi Call Center pusat kita yang selanjutnya diteruskan langsung kepada kansar pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR. Upaya pencarian terhadap korban tentunya akan kami upayakan semaksimal mungkin. kami pun melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk mengetahui korban sering kemana saja pada saat berada dikebunnya. Semoga upaya pencarian terhadap korban pada hari ini dapat segera membuahkan hasil" Tutup Oka