Kansar Pangkalpinang Buka Pelatihan Dasar Pencarian dan Pertolongan Angkatan CXI

 

Pangkalpinang, 28 Oktober 2025 – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas B Pangkalpinang resmi membuka Pelatihan Dasar Pencarian dan Pertolongan Angkatan CXI (111) yang akan berlangsung selama 22 hari, mulai 27 Oktober hingga 17 November 2025.

Kepala Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan, Heru Suhartanto, S.H., M.M., dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan program wajib bagi seluruh pegawai di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai bentuk pembinaan awal menuju kompetensi ideal.

"Pelatihan dasar ini dirancang guna memenuhi kualifikasi personel Basarnas yang profesional, berintegritas, dan militan sesuai dengan platform tugas pokok dan fungsi Basarnas," ujar Heru Suhartanto saat upacara pembukaan di Kantor SAR Pangkalpinang, Jalan Pulau Pelepas Desa Pelepas, Pangkalan Baru, Bangka Tengah.

Pelatihan ini diikuti oleh 27 peserta yang merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Basarnas dari Kantor SAR Pangkalpinang. Mereka akan dibimbing oleh 2 mentor, 5 instruktur, dan didukung oleh 11 panitia kegiatan, serta 6 penjamin mutu dari Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan.

Kepala Balai Pelatihan menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup tiga aspek utama, yaitu pengetahuan melalui pembelajaran teori SAR tingkat dasar, keterampilan melalui praktik dan aplikasi lapangan, serta pembentukan sikap perilaku sebagai personel Basarnas.

Materi yang diberikan meliputi kompetensi penunjang seperti kepemimpinan diri, kesehatan mental, dan visit, hingga kompetensi inti seperti HART (Helicopter Aquatic Rescue Technique), MFR (Medical First Responder), Water Rescue, dan Jungle Rescue. Pelatihan kesamaptaan juga diberikan untuk menjaga kebugaran peserta selama program berlangsung.
Pelatihan menggunakan metode pembelajaran orang dewasa dengan pendekatan ceramah interaktif, praktik, demonstrasi, dan aplikasi. Peserta dituntut memiliki tanggung jawab atas diri sendiri, komitmen kuat, kepedulian terhadap sesama, dan bijak dalam menyikapi setiap tahapan pelatihan.

Heru Suhartanto memberikan pesan penting kepada peserta agar mengikuti semua petunjuk instruktur, memperhatikan dengan baik setiap pelajaran, mengutamakan keselamatan dalam praktik lapangan, menjaga kesehatan dan kekompakan, serta segera melaporkan bila ada keluhan kesehatan.
"Hindari sikap over confident atau keragu-raguan dalam pelajaran praktik yang berisiko. Keselamatan adalah prioritas utama," tegasnya.

Kepada tim instruktur, mentor, tim medis, dan panitia, ia berpesan untuk melaksanakan tugas secara profesional sesuai standar pelatihan dan SOP yang telah ditetapkan, serta menjaga nama baik Basarnas selama pelaksanaan pelatihan.

Penyelenggaraan pelatihan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, Perpres Nomor 83 Tahun 2016 tentang Basarnas, dan Peraturan Kepala Basarnas Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklat Teknis Substantif Bidang SAR.