Tim SAR Gabungan Evakuasi Nahkoda KM OSELA
Pangkalpinang (18/08/2025) 8 POB KM Osela yang mengalami pecah dikarenakan cuaca buruk dan tenggelam masih dalam upaya pencarian Tim SAR Gabungan.
TIM SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Crew KN SAR Karna , Ditpolair Polda Babel, Satpolair Polres Bangka Tengah , Satpolair Polres Bangka , BKK Pangkalpinang dan BPBD Kab.Bangka mengerahkan KN SAR KARNA 246 Milik Basarnas , Helly BO 105/P-1102 Polda Kep.Bangka Belitung dan Rubber Satpolair polres bangka tengah dalam upaya pencarian hari ini.
I Made Oka Astawa mengungkapkan " Untuk pencarian hari ini Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan luas area pencarian 418 Nautical Mile persegi dengan metode pencarian secara visual di atas permukaan air dengan alut KN SAR KARNA 246 , Rubber Boat Polres Bangka Tengah serta Helly BO 105/P-1102 milik Polda Kep. Babel , pencarian dengan KN SAR KARNA 246 di mulai pukul 12:10 WIB dan langsung menuju lokasi ditemukannya korban dengan inisial (Ha) sekaligus melakukan pencarian lalu korban direncanakan di evakuasi ke rumah sakit terdekat, Selanjutnya untuk helly BO 105 / P-1102 pencarian di mulai pukul 16.10 dan sampai saat ini pencarian belum membuahkan hasil.Selanjutnya akan kami laksanakan debriefing dan perencanaan Operasi SAR untuk keesokan harinya." ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang.
Sebelumnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang menerima informasi kecelakaan kapal KM Osela yang pecah dikarenakan cuaca buruk dan tenggelam di perairan karang mardalena Pulau Gelasa Provinsi Kep.Bangka Belitung.
Informasi tersebut diterima dari Bapak Afen pada pukul 11.27 WIB , Bapak Afen pada pukul 07.20 WIB menemukan 1 orang yang tersangkut di bagan miliknya mengapung menggunakan alat apung gabus dalam keadaan selamat.
Korban pertama an insial H adalah Kapten KM Osela, berdasarkan penuturan kapten kapal , kapal berangkat dari Pelabuhan perikanan Tanjung Pandan menuju perairan karang mardalena untuk mencari ikan pada 14 Agustus 2025 dengan Person on Board (POB) 9 orang.
Selanjutnya pada tanggal 15 agustus 2025 pukul 04.00 WIB, kapal pecah saat menhadapi cuaca buruk dan langsung tenggelam di perairan mardalena, sebelah utara pulau gelasa.